Paroki St. Paulus Long Bentuk Berpastoral di Tengah Pandemi Covid 19

Wabah pandemi covid 19 yang melanda dunia saat ini mengubah hampir seluruh tatanan hidup manusia. Tak terkecuali juga mengubah tatanan hidup beriman. Dalam kehidupan beriman, banyak hal yang harus diubah dan dituntut untuk menyesuaikan diri sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran wabah virus corona. Munculnya wabah virus corona dalam kehidupan manusia dewasa ini memunculkan aneka kegamangan dan sekaligus ketakutan serta kegelisahan. Banyak manusia, tak terkecuali umat Katolik di paroki St. Paulus Long Bentuk – Keuskupan Agung samarinda, mengalami keresahan akibat pandemi covid 19 ini. Situasi ini menuntut permenungan maupun refleksi yang mendalam tentang bagaimana Gereja hadir untuk menjawabi kegelisahan umat akibat dampak covid 19. Dalam merenungkan dan merefleksikan situasi inilah, pastor paroki St. Paulus Long Bentuk, P. Heri Kiswanto Sitohang, SVD merancang langkah dan reksa pastoral di tengah pandemi covid 19 dengan sebuah kegiatan pemberkatan rumah seluruh umat yang dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Mei 2020. Langkah pastoral ini diharapkan mampu menjawabi dan membangkitkan semangat iman umat untuk tetap yakin bahwa Tuhan tetap ada bersama mereka sekalipun dalam situasi sulit dan penuh keresahan di tengah wabah virus corona. Tuhan senantiasa bersama mereka di dalam rumah maupun dalam seluruh perjalanan hidup mereka. Tentu kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol pencegahan covid 19 sebagaimana arahan dan anjuran pemerintah.

Pemberkatan rumah umat ini juga sejalan dengan semangat dan kultur budaya dayak Modang Long Wai di desa Long Bentuk. Bagi umat Katolik dari suku dayak Modang Long Wai di pedalaman Kutai Timur – Kalimatan Timur, kegiatan ini dapat dipahami dari perspektif budaya mereka sebagai upaya dan kegiatan “Tolak Bala” agar terhindar dari malapetaka dan wabah penyakit akibat covid 19. Apa yang mereka pahami sebagai ritus “Tolak bala” dalam budaya mereka tentu sejalan dengan kegiatan pelayanan sakramentali pemberkatan rumah yang dilakukan oleh Gereja Katolik. Persamaannya terletak pada muara dari semua kegiatan maupun ritus ini adalah memohon berkat serta perlindungan dan pertolongan dari Tuhan, yang dalam bahasa dayak Modang Long Wai disebut Meta, agar dijauhkan dari sakit penyakit akibat wabah virus corona yang mengancam manusia di seluruh dunia, khusunya di desa Long Bentuk.

Dalam pelaksanaan kegiatan pemberkatan rumah dengan mereciki seluruh anggota keluarga dan seluruh bagian rumah umat ini, pastor Donatus Simbolon, SVD sebagai pastor rekan di paroki St. Paulus Long Bentuk bercerita bahwa tampak kepuasan batin dari wajah umat ketika rumah mereka diberkati dan didoakan. Hal yang sama juga dialami dan diceritakan oleh Diakon Dimas, SVD, Br. Yulius, SVD dan pastor Heri Kiswanto Sitohang, SVD. Kegiatan ini rupanya mampu sedikit meneguhkan dan membangkitkan iman mereka akan Tuhan, khususnya akan pertolongan dan perlindungan Tuhan dalam kehidupan mereka. Sekalipun kegiatan pelayanan sakramentali pemberkatan rumah dan anggota keluarga ini bukanlah hal baru dan luar biasa, namun kiranya kegiatan ini menjadi sebuah peristiwa iman yg bisa sedikit memuaskan dahaga dalam kehausan dan kegersangan hidup rohani akibat ancaman covid 19, the right moment in the right time. Semoga Tuhan melindungi dan menjauhkan seluruh umat paroki St. Paulus Long Bentuk dari wabah penyakit virus corona ini dan juga seluruh umat manusia di seluruh dunia.

P. Heri Kiswanto Sitohang, SVD

Leave a Reply