PKSN KWI Ke-6: Menjadi Praktisi Film Yang Cerdas

Bertempat di Asrama Putra Makale, Tana Toraja. Kamis (30/05/2019), telah dilangsungkan kegiatan Workshop Audio Visual bertajuk “Menjadi Praktisi Film yang Cerdas” dihadiri oleh Para peserta penggiat Komsos perwakilan se- Indonesia dan OMK perwakilan Paroki-Paroki yang ada di Kevikepan Toraja, Rm. Murti, SJ dan Rm. Agung sebagai Narasumber pada Workshop ini.

Narasumber Menjelaskan berbagai macam genre film dan teknis produksi film, salah satunya Cinematografi. Dalam materinya, Romo Murti banyak menyampaikan tentang teknis dalam dunia perfilman, diantaranya 5 C yakni, Camera Angle, Contiunity, Cutting, Close up dan Composition, dilanjutkan dengan materi menulis naskah Premis yakni pernyataan cerita dan permasalahan yang menggerakan cerita, sinopsis pendek dan sinopsis panjang oleh Romo Agung.

Kegiatan Workshop Audio Visual ini adalah salah satu rangkaian kegiatan dari PKSN KWI ke-6, dengan harapan para peserta mampu menguasai teknis sehingga mereka tidak gagap dalam menggunakan alat audio visual ” soal hasilnya ini untuk pertama kalinya, saya tidak berekspektasi tinggi, yang penting mereka mengalami proses produksi yaitu gagasan, naskah, shooting dan editing”. Ungkap Rm.Murti

Doc: Rm. Murti menjelaskan tentang teknis produksi film
Doc: Penyampaian materi menulis naskah oleh Rm. Agung
Doc: Festival film pendek dan dokumenter PKSN KWI Ke-6 Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria Makale, Tana Toraja jumat (31/05/2019)

Pada kesempatan ini para peserta diajak menyaksikan contoh-contoh film pendek, yang nantinya akan dipraktekan dan ditampilkan pada Festival Film Pendek acara PKSN KWI Ke-6, pada Jumat 31 Mei 2019. Tim SAV Puskat sebagai Fasilitator dalam Festival Film Pendek ini.

“Jika mereka sudah menguasai teknis, mereka akan mampu menjadi storyteller, yakni bercerita melalui audio visual menyampaikan nilai melalui cerita”. Ungkap Rm.Murti.

Leave a Reply