Menyambut Paskah: Lomba Lektor dan Pemazmur di Gereja Katolik Alleluya Tana Paser

Dalam rangka menyambut Paskah, Gereja Katolik Alleluya Tana Paser mengadakan lomba menjadi Lektor dan Pemazmur (07/04/2019), seksi perlombaan kali ini oleh saudari Maria Indriani Sajing, lomba tersebut dibagi dengan kategori usia yaitu, tingkat remaja usia 11 -15 tahun dan dewasa 16 – 26 tahun.Lomba diikuti oleh perwakilan setiap lingkungan yang mengirimkan 3 orang setiap ketegori usia.

Lektor atau pembaca sabda di gereja Katolik, adalah salah satu petugas liturgi penting dalam perayaan Ekaristi. Berdiri di depan mimbar, para lektor membacakan sabda-sabda dari Kitab Suci bagi seluruh umat. Pemazmur, seorang yang membawakan Mazmur tanggapan sesudah bacaan pertama. Mazmur tanggapan merupakan unsur pokok dalam Liturgi Sabda. Mazmur Tanggapan memiliki makna liturgis serta pastoral yang penting karena menopang permenungan atas sabda Allah.

Dok: Juri Lomba
Dok: Seksi Perlombaan

Juri perlombaan kali ini oleh RD Yohanes Yandri Goran Kosa, Sr. Felixia, SPM dan Ibu Masdiani. Dengan kriteria penilaian: pertama penampilan secara keseluruhan dengan baik (kontak dengan umat), menguasai cara membaca dan melagukan mazmur (penghayatan dan memperhatikan tanda baca) dan harus mempunyai suara yang lantang serta ucapan yang jelas (artikulasi).
Dengan diadakan perlombaan Lektor dan Mazmur bukanlah juara yang menjadi prioritas utama, malainkan melahirkan atau bertambahnya para Lektor-Lektris dan Pemazmur yang profesional: Pertama, Skill, yang artinya orang tersebut harus benar-benar mempunyai kemampuan menjadi Lektor dan pemazmur .
Kedua, Knowledge, yang artinya orang tersebut harus dapat menguasai, minimalnya berwawasan mengenai lektor dan mazmur. Ketiga, Attitude, yang artinya bukan hanya pintar, akan tapi harus memiliki etika dan totalitas yang diterapkan didalam membawakan tugas menjadi Lektor atau Pemazmur.

Leave a Reply