Misa Requiem: Pastor Yoseph Rebussi Aman Dopogon,OMI

Giuseppe Rebussi lahir di Bergamo Italia pada tanggal 18 Juni 1940. Dari pasangan ayahnya, Silvestro Rebussi dan ibunya, Rosa Rota. Anak ke-6 dari 7 bersaudara. Menjadi Imam misionaris Tarekat Oblat Maria Imakulata (OMI). Sebagai imam misi, sebagai besar pelayanannya untuk Keuskupan Agung Samarinda 24 tahun: 1995-2006 Dahor; 2006-2019 Karang Joang  KM 15 (Tarakan 1977-1983 dan Malinau 1983-1995). Oleh Suku Dayak Tengalan di Mensalong diberi gelar Aman Dopogon, berarti “Bapak rumah Bersama”. Pastor Yoseph Rebussi Aman Dopogon dekat dan dicintai oleh umat, dengan motto “Kunci kebahagian menjadi seorang Imam dan Misionaris adalah berkumpul dengan umat. Kita mencintai Tuhan karena Ia lebih dahulu mencintai kita, tetapi kita tidak bisa mencintai Tuhan yang tidak kita lihat kalau kita tidak mencintai umat yang bisa kita lihat dan kita sapa. Pada tanggal 04 April 2019 menyelesaikan misi, dan kembali ke Pencipta.

Senin 08 April 2019 di Gereja Katolik Kristus Bangkit Stasi Santo Yosef Karang Joang  KM 15, Balikpapan telah dilangsungkan Misa Requiem, Mgr. Yustinus Harjosusanto MSF, sebagai selebran utama dan konslebran RP Tarsisius Eko Saktio OMI
provincial OMI Indonesia dan RP Ignatius Priyantoro, OMI Pastor Kevikepan Pantai dan juga pastor paroki Dahor; serta para imam (kurang lebih 38 orang) yang ambil bagian dalam Perayaan Ekaristi.Para suster dan ribuan umat dari pusat paroki Petrus dan Paulus Dohor, secara khusus umat Kristus Bangkit Stasi Santo Yoseph.

Adapun prosesi diawali pukul 09.30 perarakan dari aula ke gedung gereja; kedua, pukul 10.00 Misa Requiem; ketiga sekitar pukul 13.00 diadakan upacara adat Dayak di depan gereja dilanjutkan pemberangkatan ke Rejina Pacis Jl. Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. Prosesi dari awal sampai ke Rejina Pacis berjalan lancar atas kerjasama antar umat, bantuan dari Polres dan Satlantas Balikpapan, dan  didukungan cuaca yang bagus.

Leave a Reply