Perayaan Ekaristi Syukur Atas Selesainya Panen Bagi Kampung Long Pahangai

Doc: Panitia

Hari Senin tanggal 18 Maret 2019. R.D. Zakeus Daeng Lio, melayani Ekaristi Syukur atas selesainya Panen bagi Kampung Long Pahangai 1 dan Long Pahangai 2. Perayaan Syukur yang diwarnai dengan Ekaristi ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun. Masyarakat Kampung Long Pahangai yang mayoritasnya adalah umat beragama Katolik secara turun temurun terus merawat kebiasaan baik ini dengan cara memohon berkat Tuhan ketika hendak mengawali kegiatan membuka Ladang dan senantiasa mempersembahkan rasa syukur mereka atas hasil yg telah diperoleh lewat Ekaristi Syukur setelah semua kegiatan Ngetam atau Panen Padi selesai dilakukan.

Doc: Panitia

Pihak Lembaga Adat, baik dari Kepala Adat kedua kamoung maupun Kepala Adat Besar Kecamatan Long Pahangai senantiasa mengkomunikasikan dengan baik segala kegiatan yang berlangsung dalam lingkup kampung maupun Kecamatan dengan Pastor Paroki St. YOSEPH Long Pahangai. Hal ini membawa dampak positif bagi perkembangan Gereja dalam upaya menyelaraskan antara kegiatan Keagamaan dan pelbagai Ritual Adat yang diadakan oleh Masyarakat. Dalam Kesempatan Ekaristi Syukur atas hasil panen yang telah diperoleh ini, Umat Katolik Khususnya juga memberikan Persembahan Tahunannya berupa Padi dari hasil Ladang, yakni untuk tiap Kepala Keluarga sebesar 1 kaleng.

Doc: Panitia

Persembahan Padi ini diserahkan ke Paroki untuk mendukung seruan Hasil Musyawarah Pastoral Kasri tentang Kemandirian dana Paroki. Di akhir Ekaristi Kudus, sebelum ditutup dengan Berkat, Pastor yang melayani Ekaristi biasanya akan memberkati Benih yang akan ditanam di ladang (Ekaristi menjelang Buka Ladang) dan memberkati segala Perlengkapan atau alat2 Pertanian berupa lingga, mandau dll. Yang telah digunakan selama masa pemeliharaan ladang dan sampai selesainya panen (Ekaristi Syukur setelah panen).

 

Dalam setiap acara Syukur ini, Kepala Adat selalu menjelaskan makna semua upacara Adat yg dilakukan pada saat itu. Harapannya agar generasi muda yg hadir dalam acara ini dapat memahaminya dan terus merawat warisan budaya ini sampai pada generasi2 yang akan datang. (R.D. Daeng)

Leave a Reply